Archive for Mei 2012
Penyesalan
Di tubuhku mengalir air susu ibuku, tetapi mengapa bagiku,ibu sangat menyebalkan? darah dan daging kami satu, itulah yang membuat ibuku mencemaskanku.Ketika kecil, ibu yang mengenalkanku abjad dan mengajarkanku mengeja, tapi ketika aku sudah lancar berbicar, aku malah membentak ibuku, itu ibu kandungku. Tuhan,..maafkanlah semua kesalahanku selama ini yang sudah mengacuhkan ibuku :(, apalagi saat ibuku selalu mengulang kalimat yang sama. Kamu kenapa? sudah makan? sudah sholat? sedang apa? kamu diman? jangan macam-macam, hati-hati dijalan, cepatlah pulang, jangan tidur larut dan masih banyak yang lainnya. Aku tak memperdulikan semua itu, jika sekalinya merespon mungkin jawabanku sangat singkat seakan hanya orang yang selalu mengulang-ngulang perkataannya.
Hal itu sering terjadi di saat aku sedang bersama teman-temanku yang sedang melakukan kegiatan yang asik..sehingga seringkali aku acuhkan. Aku emang belom pernah merasakan bagaimana menjadi seorang perempuan yang sedang menkhaatirkan buah hatinya. Mungkin selama ini saat ibu sedang marah-marah atau menasehatiku, seakan-akan kata-kata ibu masuk kuping kana dan langsung keluar bebas entah sampai menuju segitiga bermuda dan tertelan lenyap seketika.
Baru kali ini aku sadar, bahwa selama ini yang kulakukan bukanlah hal yang terpuji.Ku menyia-nyiakan kasih sayang ibuu yang belum tentu didapatkan oleh gadis lain sebayaku. Di saat masa-masa aku SMA ini mungkin seringkali membuat ibuku naik darah,walau demikian ibu tak pernah mengingkapkannya secara langsung, mungkin lewat kata-kata singkat yang intinya aku harus mensyukuri yang telah aku punya, tidak bosan-bosannya ibuku memberitahu untuk berbagi, lebih menghormati orang lain walaupun sikapku yang kurang baik pada ibuku. Seakan-akan ibuku selalu ingin menutupi semua kelakuan jelekku yang bisa membuatku menyesal suatu saat nanti.
Ibu tersenyum walau hati menangis, tegar walau batin terluka,ikhlas walau lelah, itu adalah pelajaran berharga yang bisa aku ambil jika kelak aku menjadi seorang ibu. Dan sebesar apapun kesalahan anak terhadap ibu pasti ibu akan memaafkan dengan setulus hati.
